Rabu, 27 Agustus 2008

Mr Cungi in opinion

Aku sengit nek Hatta nulis serius, wagu... polll... Podho wae Basirun Jampoet yo wagune pol nek serius. Nyalahi kromosom.

Luwih sengit maneh gandheng aku kepeksa setuju karo Bah Hatta. Hatta jebul nek cukup bobok lan cukup ASI (Air Susu Ideran) ternyata yo isa bijaksana.

Intinya mengukur kemampuan sendiri. Apa perlu bentuknya yayasan (subyek pajak yo Ris ?), mengapa tidak paguyuban dulu? Lebih baik ada aksi kongkrit dulu daripada gumebyar tapi kemudian gembos sebelum ada aksi.

Beasiswa untuk siswa SMA 1 yang tidak mampu memang ide yang bagus dan mulia, tapi akan lebih sustainable/ berkesinambungan kalau diangkat di level KATY. Untuk level Teladan 83 mungkin lebih afdol kalau memberi beasiswa untuk putra-putri alumni Teladan 83 yang memang perlu dibantu.

Waktu nyopiri pak APM di reuni kemaren sempat terdiskusikan beberapa ide2 praktis untuk membantu teman dalam penyertaan modal usaha dan membantu subsidi biaya kursus2 ketrampilan. Caranya dengan menunjuk beberapa wakil yg mengelola dana untuk keperluan2 sosial itu dan diaudit secara periodik.

Terpaksa ikut serius,
Cungi
(Pengagum Hatta yang perutnya anti gembosss...)

Tidak ada komentar: